Berawal dari keisengan saya yang tiba-tiba muncul dalam pikiran, tepatnya setelah mendengarkan adzan Magrib hari ini. Mengapa sih Al-Quran itu diturunkan dalam bahasa Arab, bukan bahasa lain? Kemudian coba cari-cari di mbah Google, Alhamdulillah ketemu deh artikel yang membahas pertanyaan saya.

Sebenarnya hal ini sudah ada di dalam Al-Quran sendiri, yaitu ayat Fushilat, ayat ke-44:” Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?”. Oleh karena itu memang kondisi alamiah yang telah menuntut Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab.Selain itu dikarenakan Rasulullah dan para Mukhatab adalah bangsa Arab, sehingga akan menjadi pertanyaan bila Al-Quran diturunkan dalam bahasa selain bahasa arab.

Pada akhir masa kehidupan, Allah berkehendak menyatukan semua manusia dengan hanya satu nabi, satu kitab suci, dan tentunya satu bahasa. Berikut beberapa faktor mengapa Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab:

  1. Kekuatan dalam menyampaikan pesan, bahasa dalam kitab suci harus memiliki kekuatan kata-kata yang prima dalam penyampaian pesan. Karena kitab     suci akan digunakan sebagai rujukan syariah sepanjang zaman, oleh karena itu kata-kata yang digunakan haruslah kata-kata yang terpilih, sehingga tidak asal sebut saja. Tentunya kata-kata yang digunakan harus dari pilihan kata dari bahasa yang sangat kuat sisi bahasanya.
  2. Keindahan bahasa, Al-Quran adalah kitab yang didesain untuk selalu dekat dengan manusia, dalam keadaan apapun. Karena itu membutuhkan sebuah bahasa yang bisa setiap saat ‘didendangkan’ , karena memang terdengar indah di telinga, merdu dan bikin rindu untuk mendengarkannya kembali. Selain itu mudah diingat karena punya karakter yang mudah.
    Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al-Qamar: 17)
  3. Usia bahasa, Bahasa Arab adalah bahasa yang sudah ada sejak manusia menginjakkan kaki pertama kali di dunia ini. Sepanjang zaman, bahasa Arab selalu mengalami pengayaan perbendaharaan, dan tentunya paling banyak digunakan oleh manusia sepanjang sejarah. Semakin tua usia bahasa maka akan semakin luas kosakata dan perbendaharaannya. Dengan demikian kapasitas bahasa itu untuk menyampaikan pesan menjadi jauh lebih lebar dan luas.
  4. Keabadian bahasa, bila suatu kitab suci menggunakan suatu bahasa yang mana bahasa itu tidak lagi digunakan oleh manusia, sungguh akan menjadi suatu masalah yang besar, mengingat kitab suci adalah suatu pedoman hidup sepanjang zaman. Dr. Ahmad ‘Arif Al-Hijazi, doktor bahasa Arab dari Mesir pernah mengisahkan bahwa para ahli bahasa dari seluruh dunia pernah melakukan riset spektatuler. Intinya, bahasa Arab memang layak jadi bahasa kitab suci umat manusia karena akan terus abadi sepanjang zaman. Setelah melalui beragam pengujian dan penelitian atas sejarah karakteristik berbagai bahasa manusia, akhirnya mereka sepakat bahwa bahasa Arab akan tetap dipakai manusia sampai beberapa abad mendatang. Sehingga peradaban manusia bisa menitipkan ilmu dan sejarahnya lewat bahasa arab untuk disampaikan kepada manusia di masa mendatang.

Sumber: http://risalaty.multiply.com/journal/item/4, http://eraalquran.wordpress.com/2007/04/05/mengapa-al-quran-turun-dengan-bahasa-arab-dan-bukan-dengan-bahasa-yang-lain/